Anggota Koramil 1623-05/Manggis Amankan kegiatan Mekare - Kare di Desa Adat Tenganan Pegringsingan
Anggota Koramil 1623-05/Manggis Amankan kegiatan Mekare - Kare di Desa Adat Tenganan Pegringsingan
Karangasem - Anggota Koramil 1623 - 05/Manggis melaksanakan pengamanan Upacara Mekare-Kare (Perang Pandan) yang berlangsung di Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Kamis (11/6/26).
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Karangasem I Wayan Pandu Prapanca Lagosa, S.H., M.H, Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nyoman Suyasa, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem, I Putu Eddy Surya Artha, Camat Manggis, I Putu Eka Putra Tirtana, S.STP, MA, Danramil 1623-05/Manggis, Kapten Ctp Djoko Purwo Prasetyo Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana, S.Sos., M.H, Prebekel Desa Tenganan, Bendesa adat Tenganan, Peserta 40 orang Sekaa Teruna, Penonton ± 800 orang wisatawan + warga
Dalam pelaksanaan pengamanan Anggota Koramil 1623-05/Manggis bersinergi dengan personel Polsek Manggis, Dinas Perhubungan Kabupaten Karangasem, Satpol PP Kabupaten Karangasem, serta Pecalang Desa Adat Tenganan Pegringsingan. Pengamanan dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya upacara Perang Pandan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun wisatawan yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Babinsa Desa Tenganan Koramil 1623-05/Manggis Serda Ida Bagus Made Buruan menyampaikan "Upacara Mekare-Kare (Perang Pandan) merupakan ritual sakral, sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Perang serta para leluhur yang masih lestari di Desa Adat Tenganan Pegringsingan" ujarnya
"Setelah prosesi pertarungan menggunakan daun pandan berduri selesai dilaksanakan, luka yang dialami peserta langsung diobati dengan ramuan tradisional khas Desa yang terbuat dari parutan kunyit, lengkuas, dan minyak kelapa sebagai bagian dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun" tuturnya




Komentar
Posting Komentar